sebuah cerita tentang masa lalu yang manis dan pahit, pada suatu saat aku akan mensyukurinya :)
May 10th, 2012
anti sosial
Saya adalah seorang yang tergolong anti sosial. Saya merasa kesulitan bergaul dengan orang lain, dengan orang - orang yang baru saya kenal. Saya merasa sangat sulit untuk memulai pembicaraan dengan orang lain walaupun hanya sekedar basa - basi, mungkin karena wawasan saya belum cukup luas, mungkin karena saya itu cupu nggak gaul kaya yang lain. Entah kenapa saya sering merasa minder dengan orang lain, saya merasa tidak pede dengan kata - kata yang akan saya ungkapkan, saya takut ditertawakan dan dibilang sok tahu, oleh karena itu saya memilih diam.
Untuk bertanya, bahkan menyapa kepada seseorang saja aku segan, malu, dan sebagainya.
Mungkin sifat tersebut saya bawa dari lahir karena saya anak tunggal dan saya hidup di lingkungan yang tidak ada teman sebaya disana. Saudara sepupu juga masih bayi - bayi, padahal aku kurang suka terhadap bayi, nggak bisa mong mongnya, takut nangis, soalnya bukan adikku, hehehe..
Dari usia SD saya sudah terbiasa di rumah sendirian, karena orang tua saya bekerja. Sebenernya pengin sih main sama temen2ku, tapi orang tuaku terlalu over protektif karena saya adalah anak tunggal (sebenernya aku anak keempat, tetapi mamaku pernah keguguran 2 kali)
Aku iri melihat teman - temanku yang kenal dan dekat dengan banyak orang, yang bisa aktif berinteraksi dengan orang lain, yang tidak malu untuk mengungkapkan pendapatnya kepada orang lain, yang tidak hanya diam memendam ide yang ingin dia keluarkan, yang bisa membantah apa yang dikatakan orang lain, yang bisa memarahi orang lain… Kapan ya aku bisa seperti itu?
May 10th, 2012
Merasa bersalah
Seringkali saya merasa sakit dan tersakiti. Ya Allah mengapa aku ini begitu sensitif -_-
Karena hal itu, kadang aku jadi takut berhadapan dengan orang lain, takut dekat dengan orang lain, takut kalau suatu hari aku akan menyakitinya dan tersakiti.
Aku tau, manusia itu tempatnya salah. Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak pernah berbuat salah. Tapi sepertinya aku adalah orang yang sangat takut untuk berbuat kesalahan bahkan sangat takut untuk membuat orang lain marah bahkan sakit hati padaku.
Ingin rasanya aku menjadi malaikat yang selalu patuh dengan perintah Tuhan tanpa membantah sekali pun, tanpa merasa takut untuk berbuat kesalahan dengan lainnya karena malaikat didesain sebagai makhluk yang patuh terhadap pencipta - Nya. Malaikat tidak mempunyai nafsu dan rasa marah, malaikat tidak pernah merasa tersakiti oleh yang lain.
Aku hanyalah manusia biasa, jadi wajar kalau saya berbuat salah. Tetapi aku tak tahu mengapa, aku selalu memikirkan apa yang telah aku perbuat terhadap orang lain sehingga dia marah kepadaku. Aku selalu memikirkannya sepanjang hari, sepanjang siang dan malam sebelum dia memaafkanku dan bersikap seperti biasanya. Sungguh pikiran itu sangatlah tidak penting dan membuatku sangat stress dan tidak bersemangat untuk berbuat apa pun, bahkan untuk menjalani hidup pun aku tidak bersemangat karena hal tersebut.
Kadang aku berpikir, apa sih sulitnya memaafkan orang lain yang sudah sadar akan kesalahannya dan meminta maaf padanya? Tuhan saja Maha Pemaaf, masa manusia yang hanya seorang makhluk Tuhan tidak mau memaafkan kesalahan orang lain?
Seringkali aku ingin marah dengan orang tersebut, tetapi marah nggak ada gunanya, diam juga nggak ada gunanya, bersikap biasa saja dengan dia nggak ada gunanya.
Oh Tuhan, kenapa aku harus mengurusi orang seperti itu? Kenapa harus ada banyak sekali rasa bersalahku terhadap dia? Toh aku sudah minta maaf, toh aku juga sudah berusaha agar dia memaafkan saya, toh masalahnya juga hanya masalah kecil.
Apa yang harus aku lakukan untuk merubah sifatkku yang seperti itu?
May 8th, 2012
Kenangan terindah dalam hidupku
Tidak terasa sudah 3 bulan berlalu sejak kepergian mbah tatung. Walaupun beliau pergi, beliau selalu hidup di dalam hati orang - orang yang dekat dan mengenal beliau. Tak pernah habis cerita tentang mnah tatung.
Mbah tatung adalah sosok kakek sekaligus ayah bagiku yang selalu memberikan dukungan dan semangat bagiku. Beliau adalah seorang yang bersemangat tinggi, tidak mengenal rasa lelah dan pantang menyerah. Aku salut dengan beliau. Bahkan, aku sebagai cucunya merasa kalah dengan semangatnya yang tinggi itu.
Saya seringkali bercerita dengannya, berkeluh kesah tentang beratnya hidup ini, tentang permasalahan orang tua, tentang sulitnya bersekolah, tentang suatu kegagalan yang saya alami, tentang konflik yang saya alami, beliau pasti menanggapinya dengan bijak dan penuh semangat meyakinkanku bahwa aku pasti bisa menghadapi semuanya dengan baik. Beliau selalu menasehatiku bila aku berbuat salah dengan beberapa candaan, tapi mengena sekali.
Ketika aku pulang terlalu larut, mbahku selalu mencari cariku, menelfon nelfon aku beberapa kali karena khawatir, padahal aku sudah bilang kepada beliau aku pergi kemana. Saat aku pulang ke rumah, ternyata mbah sedang menanti kedatanganku di pos satpam. Sekarang, aku pulang malam pun tidak ada yg menantiku disitu.
Saat aku pulang kehujanan, beliau selalu menyuruhku mandi, kalau nggak mandi beliau pasti memarahiku, khawatir kalau aku sakit. Kalau ada seseorang yang membuatku menangis, beliau pasti marah dan bertanya siapa yg membuatku menangis dengan nada emosi. Bahkan, orang tuaku sendiri pun pernah beliau marahi gara2 orang tuaku memarahiku.
Di saat aku stress, aku selalu mengajak mbah bercanda. Dan mbahku itu sangat lucu, selalu saja bisa membuat aku, bahkan siapa saja yang mendengar leluconnya tertawa.
Di saat aku sakit, beliau pasti menyuruhku berobat, mengantarku berobat dan mengantarku sekolah. Sayang, beliau belum pernah berkunjung ke kampusku.
Dan tahukah kalian, makanan kesukaanku dan mbahku sama. Mbahku suka banget pecak tempe, pecak gurameh, pecak betutu, sayur apa itu yang manis, lalapan sambung nyawa, bahkan bagian ayam yang kami sukaipun sama yaitu paha ayam kampung. Selain itu, cara makan kami berdua juga sama, posisi duduk yang kami sukai pun sama.
Dulu, aku dan mbahku seringkali rebutan remote TV, dan salah satu pasti ngambek kalo kalah, hahaha….
Tiap aku minta jalan - jalan kemana pun beliau pasti turuti. Sering sekali kami berjalan2 berdua naik motor dan jalan kaki ke tempat - tempat yang indah sambil bercerita macam - macam. Dulu, hampir tiap minggu kami berdua pergi ke pemandian air panas.
Dulu, sewaktu aku masih kecil beliau pasti membelikanku oleh - oleh “tweety” mulai dari bantal dan boneka yang gede banget sampai stiker yang kecil banget. Malah hampir tiap minggu mbahku mengajakku ke pasar wage untuk membeli stiker tweety kesukaanku dulu. Tapi sayang, semua barang - barang tersebut sudah hilang tak berbekas.
Kalau lebaran, atau kalau sedang berkumpul dengan orang tuaku, beliau seringkali menciumku..sangat sering.. bahkan saat aku sudah kuliah pun beliau masih suka menciumku.
Pokoknya mbahku itu pengertian banget sama aku. Beliau pasti memberikan apa yang aku butuhkan. Beliau memberikan kasih sayang dan perlindungan yang membuatku selalu kuat, selalu senang saat aku jauh dari orang tua. Sekarang aku merasa tidak sekuat dulu, aku merasa sedikit rapuh setelah kepergiannya.
Semua orang tidak menyangka kepergian beliau secepat itu, aku pun begitu.. Bahkan, sampai sekarang pun aku masih sering kangen teringat padanya.
February 29th, 2012
semua kenangan tentangmu
Terlalu indah dilupakan
terlalu sedih dikenang
Udah dua minggu lebih mbah tatung pergi ninggalin kita semua
ah, bener2 aku kangen banget, kangeeennn bangeeeetttt
kayaknya di hampir semua sudut di jogja ini mengingatkan aku sama mbah, semua kenangan aku sama mbah..
Aku masih ngrasa sedih sebenernya, sedih banget, rasanya seperti kehilangan seorang bapak, mbahku itu udah seperti bapakku sendiri, udah dekat sekali dari kecil
dulu,waktu aku masih kecil, tiap wage, aku pasti diajak ke pasar wage buat dibeliin benda2 yg aku suka macam stikcer tweety, ikan, dll. aku disuruh memilih sendiri semua itu.
Dulu sering banget tidur bertiga sama mbah di satu ranjang, bahkan sampai SMA
Pas aku pengen beli sepeda, aku tiba2 dikasih kejutan dibelikan sepeda yang bagus
Pas aku pengen jalan2, mbah pasti langsung ngajak aku ke tempat yang bagus banget, yg belum pernah aku kunjungi sebelumnya yang membuatku kagum dan terheran2, padahal tempat tersebut cukup jauh dan akses jalan kesana sulit.
Dulu, waktu SD sampai SMP hampir tiap minggu aku sama mbah jalan2, cuma berdua.
Waktu SMA aku tinggal sama mbah, aku belum bisa mengendarai motor, aku selalu diantar jemput oleh mbah.
Kalau aku lagi ada masalah, pas pulang ke rumah aku bisa lupa karena mbah. Mbah pasti tiap hari ngajakin aku bercanda sampe ngakak
Banyak lagi deh kenangan2 yg gak bisa aku critain
Makasih mbah atas semua yang telah engkau berikan kepadaku, Allah pasti menyayangimu disana, semoga engkau bahagia disana, semoga kelak kita bisa bertemu lagi di surga tentunya.
Maafin aku ya mbah, atas kelakuanku ini yang nggak bisa aku tahan. Aku nggak tahan kalo liat bantalmu, pengin tak peluk pengin tak cium. Aku nggak tahan liat fotomu, ingin aku ciumi terus. Aku nggak tahan liat bajumu, ingin kucium..Dan aku selalu sedih kalo inget mbah dulu, maaf ya mbah, maaf :(
February 20th, 2012
the last kiss and smile
agak flash back dikit ya critanya
sudah seminggu ini mbahku pergi untuk selamanya, dan aku tiba2 kangen banget sama beliau..
jadi keinget beberapa hari sebelum meninggal mbah mencium aku, nyium pipi, dahi, hidung, dagu… dan setelah itu dia tersenyum kepadaku…
tiga hari sebelum meninggal dan saat2 terakhir sebelum beliau tidak bisa berbicara, beliau tiba2 tersenyum kepadaku…
dan ciuman yg paling mengesankan adalah pada saat lebaran, beliau menciumku dan memelukku, kemudian beliau bilang “mumpung belum punya pacar, sini aku cium” dan semua orang pun ketawa..mbahku emang lucu banget…
Ternyata ciuman2 tersebut adalah ciuman terakhir, ciuman terakhir pada saat beliau sehat, dan ciuman terakhir di dekat ujung usianya
selamat jalan mbah, i always miss you, although you has gone, but you’ll always in my heart. I know you can see me, you can see what i do..
I hope you are always happy there :’)
February 19th, 2012
stress, capek, kesepian
aku capek….
aku stress……
karena aku merasa kesepian, aku merasa gak punya temen…..
kapan sih aku bisa deket sama banyak orang temen?? kapan sih aku bisa akrab sama mereka?? kapan??
aku bukanlah seorang yang menyenangkan
aku bukanlah seorang yang pintar
aku bukanlah seorang yang cantik
aku bukanlah seorang yang gaul dan tau banyak hal
aku bukanlah seorang yang pandai berbicara, pandai mencairkan suasana, pandai melucu
aku tidak punya apa yang teman2 saya miliki
aku nggak mau dikasihani
aku cuma ingin punya temen, yg kemana2 sama2, seperti yang lain…
yang lain pasti punya sebuah kelompok, sedangkan aku??? aku enggak punya, aku nggak punya sahabat, menyedihkan memang hidupku, aku pengin pindah sajalah, kemana pun tempat yang menyenangkan
February 13th, 2012
13 Februari 2012
13 Februari 2012, hari itu hari yg sangat menyedihkan, pertama kalinya aku merasa kehilangan, kehilangan orang yg aku sayangi, sangat aku sayangi…
Hari itu, mbah tatung pulang ke rahmatullah setelah 3 minggu merasa sangat kesakitan. Ternyata rasa sakit itu berasal dari sel kanker yg sudah menyebar.
Kemarin, kemarin dan kemarinnya lagi aku berharap mbah tatung sembuh. Aku berharap bisa jalan - jalan lagi sama mbah tatung, bisa main bareng lagi, bisa liat mbah tatung memancing dan memperoleh banyak ikan, bisa bercanda lagi sama mbah tatung sampe ketawa ngakak. Tapi Allah berkata lain.
Kepergian mbah tatung adalah yang terbaik daripada beliau merasakan sakit terus menerus. Tetapi, sampai detik ini aku gak percaya kalo mbah tatung udah gak ada. Aku berharap ini semua hanyalah mimpi.
Dan yang membuat aku lebih sedih lagi, aku gak bisa liat saat2 terakhir beliau. Memang sih, gak perlu disesali.
Yang aku bisa lakukan saat ini hanyalah berdoa untuk beliau, semoga beliau diterima di tempat terbaik di sisi Allah. Aku berharap kelak aku bisa bertemu beliau lg di surga berkumpul dengan keluarga2ku yang lain :’)
selamat jalan mbah…meskipun engkau telah pergi, tetapi sejuta kenanganku bersamamu tidak akan pernah pergi :’)
January 6th, 2012
January 6th, 2012
January 6th, 2012




